Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cabang iman

Beriman Kepada Allah, Malaikat, Kitab, Dan Hal Ghaib

Beriman Kepada Allah Yaitu keyakinan yang sesungguhnya bahwa Allah adalah wahid (satu), ahad (esa), fard (sendiri), shamad (tempat bergantung), tidak mengambil shahibah (teman wanita atau istri) juga tidak memiliki walad (seorang anak). Dia adalah pencipta dan pemilik segala sesuatu, tidak ada sekutu dalam kerajaan-Nya. Dialah Al-Khaliq (yang menciptakan), Ar-Raziq (Pemberi Rizki), Al-Mu'thi (Pemberi Anugerah), Al-Mani' (Yang Menahan Pemberian), Al-Muhyi (Yang Menghidupkan), Al-Mumit (Yang Mematikan) dan yang mengatur segala urusan makhluk-Nya. Dialah yang berhak disembah, bukan yang lain, dengan segala macam ibadah, seperti khudhu' (tunduk), khusyu', khasyyah (takut), inabah (taubat), qasd (niat), thalab (memohon), do'a, menyembelih, nadzar dan sebagainya. Termasuk beriman kepada Allah adalah beriman dengan segala apa yang Dia kabarkan dalam kitab suci-Nya atau apa yang diceritakan oleh Rasul-Nya SAW tentang Asma' dan sifat-sifat-Ny...

Mengetahui Dampak Maksiat Terhadap Iman Dan Menggunakan Logika Untuk Mencapai Keimanan

M aksiat adalah lawan ketaatan, baik itu dalam bentuk meninggalkan perintah maupun melakukan suatu larangan. Sedangkan iman, sebagaimana telah kita ketahui mempunyai 70 cabang lebih, yang tertinggi adalah ucapan 'laa ilaaha illallah' dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan. Jadi cabang-cabang ini tidak bernilai atau berbobot sama, baik yang berupa mengerjakan (kebaikan) maupun meninggalkan (larangan). Karena itu maksiat juga berbeda-beda. Dan maksiat berarti keluar dari ketaatan. Jika ia dilakukan karena ingkar atau mendustakan, maka ia bisa membatalkan iman.  Sebagaimana Allah SWT menceritakan tentang Fir'aun dengan firman-Nya dalam Surah An-Nazi'at 21 yang artinya: " Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai."  Dan terkadang maksiat itu tidak sampai pada derajat tersebut sehingga tidak membuatnya keluar dari iman, tetapi memperburuk dan mengurangi iman. Maka siapa yang melakukan dosa besar seperti berzina, mencuri, minum-minuman yang m...

Rukun Iman Serta Cabang-Cabang Iman

Pengertian Rukun Iman Serta Cabang-Cabang Iman Rukum iman adalah sesuatu yang menjadi syarat tegaknya iman. Rukun iman / “rukun” berasal dari kata " A rkaan" bentuk Jama' dari "rukn, ruknusy syai'" yang berarti sisi sesuatu yang paling kuat . Jika iman sudah berdiri tegak, maka seseorang akan melakukan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan agama. Namun tidak semua perbuatan bisa menjadikan seseorang bisa disebut sebagai muslim sejati (penganut agama islam), jika perbuatannya tercampuri oleh hal-hal yang tidak perintah / dalilnya. Seseorang disebut muslim sejati jika sudah melaksanankan semua rukun islam, cukup dan tidak perlu ditambah-tambah lagi.     Rukun iman berjumlah 6, yaitu sebagai berikut : 1. Iman kepada Allah 2. Iman kepada para malaikat 3. Iman kepada kitab-kitab samawiyah 4. Iman kepada para rasul 5. Iman kepada hari Akhir 6. Iman kepada takdir Allah , yang baik maupun yang buruk Adapun dalil tent...